"Penghargaan ini saya anggap sebagai sesuatu yang memicu jajaran Kemenko Perekonomian untuk membuka diri,, mawas diri dalam memberikan informasi kepada wartawan, untuk diberitakan kepada masyarakat," kata Hatta Rajasa saat menerima penghargaan di Jakarta, Jumat.

Dalam penghargaan itu, Hatta dianggap sebagai yang terbaik untuk kategori "narasumber yang paling mudah dihubungi wartawan" guna menyampaikan berita kepada masyarakat.

Hatta mengungkapkan sudah menjadi prinsip dirinya untuk tidak membuat sesuatu menjadi sulit apalagi mengenai kepentingan orang banyak. Dia mengaku berkomitmen penuh untuk menerapkan Undang-undang nomor 15 Tahun 2008 mengenai kebebasan informasi.

"Sejauh ini, tidak ada segala sesuatu yang disembunyikan, dan semua akan diberitahukan karena itu dibutuhkan oleh masyarakat. Begitu juga dengan yang akan saya tekankan kepada jajaran saya di Kemenko Perekonomian," ujarnya.

Besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga mengaku sangat menghargai kinerja dan dedikasi wartawan untuk menyampaikan informasi dan fakta yang dibutuhkan masyarakat. Dia mengajak insan pers untuk membuat berita yang dapat dipertanggungjawabkan dan berguna untuk membangun kepribadian bangsa yang cerdas dan tangguh.

"Sudah sangat jarang saya lihat berita yang menimbulkan kebanggan kita sebagai putra bangsa. Semangat kita sebagai bangsa harus optimis, kita perlu hadirkan semangat kebanggaan," kata Hatta.

Wartawan harian Investor Daily Wahyu Sudoyo, dalam testimonialnya, mengatakan Hatta Rajasa memberikan tauladan sebagai pejabat negara yang rendah hati dan profesional dalam menjalankan tugas.

Wahyu juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Hatta yang tetap menjaga kewajibannya dalam menjalankan perintah agama di tengah kesibukannya mengawal perekonomian Indonesia dan berkiprah di dunia politik.

"Hatta adalah salah satu pimpinan dan tokoh politik yang patut dijadikan teladan, meskipun tak lepas dari kelemahan, seperti kurang `blusukan`," katanya.

Sedangkan, wartawan Sinar harapan, Faisal Rachman mengingat Hatta sebagai sosok Menteri yang sangat bersahabat dan hangat dalam berkomunikasi. Bahkan, ketika kelelahan mendera Hatta, sosok asal Palembang, Sumatera Selatan ini tetap berusaha untuk cair dan bersemangat menjawab pertanyaan wartawan, kata Faisal.

"Hatta adalah sosok yang sangat akomodatif melayani semua pertanyaan wartawan, baik lewat tatap muka langsung, lewat sambungan telepon atau sekedar membalas pesan singkat di telepon," ujarnya.

Dalam ajang penghargaan itu, pemenang lainnya adalah Juwita Trisna Rahayu (LKBN Antara) untuk artikel layanan publik dan Dhoni Setiawan (LKBN Antara) untuk foto berita online.

Kategori lainnya adalah Tajuk Rencana terbaik yang dimenangkan media Pos Kota dengan judul Integritas Lurah Jakarta, Artikel Umum Terbaik (Bahaya Laten Penyedot Air Tanah-Ahmad Reza/Republika), Karikatur Terbaik (Karya Hen`S - Suara Pembaruan), Foto Terbaik (Pasien KJS Membludak - F. Toga Mandalo/Pos Kota), Tayangan Televisi Terbaik (Krisis Air Jakarta - Metro Tv).
(I029)